Aliran Paghoiban Budaya Bangsa di Kota Banjar, Jawa Barat ajarkan Sembahyang sekali sehari

BANJAR – Sebuah aliran baru menggegerkan warga Desa Kujangsari, Kota Banjar, Jawa Barat. Aliran ini mengajarkan sembahyang satu kali sehari. Sebelum mengikuti ajaran ini, pengikut diminta mengosongkan data agama dalam Kartu Tanda Penduduk.

Nama aliran tersebut adalah Paghoiban Budaya Bangsa (PBB). Jenis sembahyang untuk menggantikan ibadah lain yang sebelumnya mereka lakukan adalah dengan cara bersemedi “Semedi kalau bahasa Islam-nya sembahyang,” kata pengikut aliran PBB, Senin (18/5/2009).

Penganut kepercayaan ini cukup banyak, terutama warga Desa Kujangsari, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Beberapa diantara mereka nampak mengosongkan data agama di setiap KTP.

Sedangkan dalam menjalankan ibadahnya, para pengikut ajaran ini tidak melaksanakan salat lima waktu, melainkan hanya melakukan doa dan semedi. Doa semedi ini dilakukan satu hari satu kali.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kepala desa setempat terus melakukan pendekatan dengan para penganut aliran tersebut.

Sumber: okezone.com

One response to this post.

  1. kok makin banyak ya orang mutahalif di indonesia ya?? darimana dapat ide2 goblog tak masuk akal ya?? sudah jelas sesat kok masih ada yang jadi pengikut… hasbialloh ngalaihum….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.